PT HIN dan AP II Perlu Maksimalkan Potensi Wisata Danau Toba

Sumut (17 Desember): Kementerian BUMN melalui PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau PT HIN dan PT Angkasa Pura II (Persero) diminta mendukung berbagai potensi wisata di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut).
Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Martin Manurung di Kabupaten Simalungun, Sumut saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke Kabupaten Simalungun, Selasa (15/12).
Menurut Martin, untuk lebih maksimal dalam membuat desain pengembangan wisata Danau Toba ke depan, desain tersebut harus bisa memiliki pandangan 10 sampai 20 tahun yang akan datang.
“Kami minta kepada PT HIN dan PT Angkasa Pura II kalau membuat desain plan jangan yang lima tahun lagi harus revisi. Menurut saya desain plan yang dibuat harus bisa memiliki pandangan 10 sampai 20 tahun ke depan,” ujarnya anggota DPR RI dari NasDem dapil Sumut II itu.
Martin menilai, dalam paparan HIN dan AP II belum menggambarkan seutuhnya berbagai rencana yang akan terjadi beberapa tahun ke depan.
“Karena sejauh ini kami lihat banyak pembangunan yang tanggung, seiring berjalannya waktu maka nantinya akan harus dirombak lagi, seperti permasalahan lahan, konstruksi dan lain sebagainya,” tambah Legislator NasDem tersebut.
Pasalnya, Danau Toba yang dikunjungi Komisi VI DPR tersebut sudah masuk dalam destinasi superprioritas dalam program Pemerintah Pusat. Karena itu BUMN yang sudah hadir di dalam pengembangan Danau Toba harus mengembangkan aktivitas bisnis didalamnya secara maksimal.
“Tentunya kami ingin memberikan dukungan dan perhatian terhadap Danau Toba ini karena Danau Toba ini merupakan salah satu danau terbesar ke dua di dunia. Kita harus bangga memiliki objek wisata yang luar biasa ini,” ungkap Legislator NasDem dapil Sumut II itu.
Masukan tersebut diberikan agar HIN dan AP II dapat menyusun program ke depan dengan percaya diri.
“Tentunya kami akan memberikan dukungan politik. Jadi setelah pandemi ini berakhir Danau Toba telah siap dalam berbagai hal. Jangan hanya pihak swasta yang mendapat berkah dari Danau Toba tetapi pihak BUMN pun harus mendapatkannya,” tutup Legislator NasDem tersebut. (HH/*)
Sumber: fraksinasdem.org



