Gagasan
-
Jakarta – Setelah sempat beberapa hari menguat pasca Bank Indonesia menaikkan BI-rate menjadi 5,75%, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat kembali melemah ke level sekitar Rp.17.950. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah Bank Indonesia sudah cukup agresif menjalankan kebijakan moneternya. Namun menurut saya, pertanyaan yang lebih penting justru berbeda. Apakah kita sedang berusaha mengobati penyebab persoalan, atau sekadar meredakan gejalanya? Dalam beberapa bulan terakhir, Bank Indonesia telah mengambil berbagai langkah. Suku bunga dinaikkan, imbal hasil…
Read More » -
Target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2027 yang ditetapkan pemerintah pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen patut diapresiasi. Dari batas bawah dan atas target itu, dapat ditangkap bahwa tahun 2027 diharapkan perekonomian Indonesia tumbuh pada kisaran 6 persen. Setelah bertahun-tahun perekonomian nasional tumbuh di sekitar 5 persen, Indonesia memang membutuhkan lompatan yang lebih besar apabila ingin mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat dan keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap. Pemerintah merangkumnya dengan cukup…
Read More » -
Menghadiri pesta adat Batak selama 6-8 jam, bahkan bisa lebih dari 12 jam di kampung, memang melelahkan. Di zaman ketika semua diukur dengan efisiensi, mungkin banyak yang menggugat: mengapa harus selama itu? Bagi saya, jawabannya ada pada Dalihan Na Tolu. Di dalam pesta adat, kita bukan sekadar datang, salaman dan makan. Kita menghormati hula-hula, mengasihi boru, dan mempererat hubungan dengan dongan tubu. Selama berjam-jam itu, sebenarnya kita sedang merawat jaringan kekerabatan, kepercayaan, dan rasa saling…
Read More » -
Dua aliran pemikiran besar dalam ilmu ekonomi kini kembali mengemuka dalam diskursus kebijakan di Indonesia. Aliran pertama adalah Neoklasik yang mengedepankan peran mekanisme pasar dalam menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi. Secara singkat, aliran ini percaya bahwa pasar pada dasarnya tidak memerlukan banyak intervensi. “Invisible hand” melalui mekanisme permintaan dan penawaran diyakini, dalam jangka panjang, akan membawa ekonomi menuju titik efisiensi. Karena itu, berbagai bentuk intervensi dianggap hanya akan menimbulkan distorsi dan inefisiensi yang berbiaya tinggi. Aliran…
Read More » -
daulat.co – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Martin Manurung mendorong Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Khas masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2025-2029. Hal itu disampaikan Martin saat Rapat Pleno Baleg terkait penyusunan Prolegnas Tahun 2025-2029, di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 18 November 2024. Rapat pleno diagendakan untuk mendapatkan masukan atau pandangan dari Anggota Baleg terhadap kompilasi RUU yang masuk dalam usulan Prolegnas 2025-2029 dari DPR. Kompilasi daftar…
Read More » -
PARLEMENTARIA, Medan – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Martin Manurung, mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap komoditas endemik khas Sumatera Utara (Sumut), seperti kemenyan, andaliman, dan kemiri. Menurutnya, komoditas-komoditas ini selama ini kurang mendapatkan perlindungan hukum dan regulasi yang memadai dalam tata niaga. “Saat saya menemui petani komoditas khas di Sumut, seperti petani kemenyan, andaliman, dan kemiri, saya mendapatkan masukan bahwa mereka merasa komoditas ini dibiarkan dalam sistem tata niaga yang serupa…
Read More » -
Jakarta,- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung menyampaikan bahwa investasi hijau dan berkelanjutan (sustainable and green investments) pada saat ini adalah kebutuhan, bukan sekadar “istilah keren” semata. Hal tersebut disampaikan Martin saat menghadiri kegiatan Indonesia Re International Conference 2024 dan menyampaikan Keynote Speech berjudul: Accelerating Sustainable and Green Investments in Indonesia, Rabu, 24 Juli 2024 di Jakarta. Ketua DPP Partai NasDem itu mengatakan bahwa saat ini kita menghadapi berbagai tantangan. Antara lain: berkurangnya…
Read More » -
PANDEMI covid-19 yang melanda dunia pada akhir 2019 dan awal 2020 di Indonesia seketika membuat perekonomian lesu. Pergerakan dan perkumpulan manusia dibatasi yang berakibat pada sulitnya pabrik-pabrik beroperasi, transportasi dan distribusi terkendala, serta kerumunan di pasar pun dibatasi. Walaupun perdagangan masih terjadi via elektronik, volumenya belum bisa menyamai perdagangan secara konvensional. Akibat berbagai pembatasan tersebut, pendapatan masyarakat menurun. Dampak yang paling terasa ialah pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang output-nya mencakup hampir 60%…
Read More » -
Jakarta (ANTARA) – Anggota DPR RI Martin Manurung mengingatkan masyarakat untuk tidak apatis dengan para wakil rakyat di parlemen. “Pentingnya wakil rakyat di tingkat pusat (DPR RI) sebagai penyambung lidah dan aspirasi masyarakat,” kata Martin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu. Hal itu juga disampaikan Martin saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Dalam kunjungan itu, Martin turut membagikan berbagai jenis bantuan ke masyarakat dengan total mencapai Rp549 juta. Bantuan tersebut diserahkan…
Read More » -
RUANGBERITA.CO | Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengatakan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran ganda, pertama sebagai badan usaha yang diharapkan memberikan tambahan pemasukan atau penerimaan bagi negara, dan yang berikutnya diharapkan dapat memiliki kontribusi sebagai agent of development kepada masyarakat Indonesia. “Saya mendorong agar BUMN bisa lebih memiliki peran (dan) tersosialisasi dengan baik agar masyarakat juga mengerti bahwa banyak aspek kehidupan mereka itu sangat berkaitan dengan peran BUMN,” kata…
Read More » -
Kami saling memanggil dengan inisial nama. Saya memanggilnya “WW”, dan Wimar Witoelar memanggil saya “MM”. Kebetulan inisial kami sama-sama berhuruf kembar, bahkan hurufnya tinggal dibalik saja atas-bawah. Pertama kali melihat WW tentu saja di layar TV. Sebuah program Talkshow yang bernama “Perspektif”. Mungkin tak berlebihan bila saya katakan Perspektif adalah awal dari program Talkshow TV Indonesia yang berkelas, berbobot, tajam dan kritis. Publik pun menyambutnya dan menjadi perbincangan. Mungkin karena itu pula lah program itu…
Read More » -
Beberapa hari sebelum Idul Fitri, aku baru melihat akun media sosial mu yang mengabarkan bahwa kau terinfeksi virus Covid-19. Aku pun menulis komentar ‘ringan’: “Kk Bir, cepat sembuh ya!” Dugaan ku, kau masih muda, masih 46 tahun, dan menurut ‘logika Covid’, tubuh mu akan mampu melawan virus itu. Postingan berikutnya, kau menuliskan bahwa kondisimu sedikit ngedrop, nafas sesak dan batuk bercampur darah. Sekaligus kau meminta doa. Di sini, perasaanku sudah tidak enak. Aku coba menghubungi…
Read More » -
“Martin, kuat dan tegarlah kamu, agar Nama Tuhan dipermuliakan!” Ini adalah pesan terakhir yang saya dapatkan dari Ompui Ephorus Emeritus Pdt. Dr. SAE Nababan pada tanggal 14 November 2020, ketika Mama saya, Bintang Mutiara Sirait, pergi menghadap Tuhan akibat Covid-19. Ketika itu, saya benar-benar kalut! Mama meninggal dunia, sementara Papa masih berada di RS Pusat Pertamina dalam kondisi masih berjuang menghadapi Covid-19. Bagaimana saya harus menghadapinya sendirian? Saya seorang anak tunggal; tanpa abang, kakak dan…
Read More » -
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32% pada kuartal II-2020. Sejumlah pentolan parpol koalisi memberi saran agar ekonomi Indonesia tidak makin terperosok. Anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno, meminta pemerintah mengakselerasi program-program yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Hendrawan menyakini akan muncul kebijakan yang rasional dari pemerintah. Dia menyarankan agar pemerintah mengakselerasi program yang membuka ruang pekerjaan. “Dalam kondisi sulit, kebijakan-kebijakan yang rasional dan objektif biasanya akan muncul. Ini…
Read More » -
Bagi adik-adik wisudawan 2020, saya ucapkan selamat! Saya, terus terang, gagal paham dengan gerakan memajang foto wisuda untuk “memberi semangat” bagi para wisudawan/wati yang tidak bisa mengikuti wisuda 2020 karena pandemi Covid-19 saat ini. Entah itu akan membuat adik-adik tambah semangat, atau justru tambah sedih. Entahlah. Jika ketiadaan foto membuat sedih, Anda tidak sendirian. Saya pun tidak punya bukti foto wisuda, walaupun punya ijazah sama seperti kalian. Saat saya wisuda Sarjana S1 di Universitas Indonesia…
Read More »













