Berita

Sosok Martin dan Alimudin, Cuma 2 Anggota DPR Ini yang Ikut Rapat Saat Demo Buruh Berlangsung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Siang tadi, Kamis (28/8/2025), ribuan buruh berunjuk rasa di depan gedung DPR RI Jakarta.

Saat aksi demonstrasi buruh berlangsung tak banyak aktivitas di dalam gedung DPR RI.

Kecuali satu yakni rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Badan yang khusus membahas aturan perundang-undangan ini menggelar rapat di dalam gedung DPR.

Rapat membahas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

Pantauan Tribunnews.com, rapat tersebut dimulai setelah massa aksi dari kelompok buruh berangsur-angsur meninggalkan depan gedung DPR.

Namun rapat itu berlangsung sepi.

Dari total 90 anggota Baleg DPR hanya dihadiri dua anggotanya.

Dua anggota DPR yang hadir secara fisik di ruangan itu adalah Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung dan Alimudin Kolatlena.

Rapat Baleg DPR menghadirkan dua perwakilan perusahaan penyalur asisten rumah tangga (ART) yang datang langsung ke ruang rapat.

Yakni perwakilan dari PT Cahaya Ibu Group, PT Cicana Indonesia Corp, PT PKK Provinsi Jakarta, serta Kaukus Politik Parlemen.

Mereka diundang untuk memberikan masukan terkait draf RUU PPRT yang sedang digodok Baleg DPR.

Sosok 2 Anggota DPR yang Hadir

Alimudin Kolatlena merupakan Anggota Baleg DPR dari Partai Gerindra.

Anggota DPR RI dari Maluku ini merupakan putra daerah kelahiran 16 Juli 1980.

Periode 2014–2019 dia masih menjabat Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur, sekaligus Ketua Fraksi Gerindra.

Dan Periode 2019–2024 merupakan Anggota DPRD Provinsi Maluku.

Barulah pada 2024–2029 dia terpilih sebagai Anggota DPR RI menggantikan Hendrik Lewerissa yang mundur untuk maju di Pilkada Maluku.

Sementara Martin Manurung adalah Anggota DPR dari Partai Nasdem.

Dia terpilih jadi anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II.

Selain menjabat Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, dia juga dikenal aktif dalam berbagai isu legislasi penting.

Lahir 31 Mei 1978 di Jakarta, Martin merupakan alumni Studi Pembangunan Universitas Indonesia.

Gelombang Demo di DPR Hari Ini

Untuk diketahui, gelombang massa aksi terjadi di depan Gedung DPR/MPR RI dari pagi hingga malam ini.

Pagi hingga siang hari kelompok buruh yang dipimpin Presiden Partai Buruh Said Iqbal berunjuk rasa di DPR dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah itu giliran mahasiswa yang mulai berdatangan satu jam kemudian.

Aksi buruh berlangsung tertib namun tidak demikian unjuk rasa mahasiswa dan pelajar yang berlangsung rusuh di sore hari.

Tuntutan massa hampir sama secara umum DPR memperhatikan nasib rakyat.

Di dalam gedung DPR sepi

Hari ini di dalam gedung DPR RI terlihat cukup lengang.

Hal ini karena Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menerapkan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi sebagian pegawainya menyusul aksi unjuk rasa buruh di sekitar kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 14/SE-SEKJEN/2025 yang ditetapkan Rabu (27/8/2025), dan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar.

“Surat Edaran ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas kerja berbasis lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hambatan mobilitas akibat aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia,” demikian isi surat edaran tersebut.

Dalam surat edaran dijelaskan, pegawai yang tidak memiliki penugasan langsung dapat menjalankan tugas secara WFH.

Sementara itu, pegawai dengan tugas penting dan mendesak tetap diwajibkan hadir bekerja dari kantor (WFO).***

Sumber: tribunnews.com
Jurnalis: Hasanudin Aco

admin

Website Resmi Anggota DPR RI Martin Manurung, S.E., M.A.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close