NasDem Dukung Paket Obat Gratis untuk Rakyat
Jakarta: Partai NasDem menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan paket vitamin dan obat gratis kepada pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Program itu senada dengan aspirasi Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung.
Aspirasi itu disampaikan saat Komisi VI menggelar pendapat bersama direktur perusahaan farmasi badan usaha milik negara (BUMN) pada Rabu, 7 Juli 2021. Martin meminta perusahaan farmasi berpelat merah membuat program obat dan vitamin gratis di daerah zona merah.
“Dengan kebijakan Presiden ini, maka sudah jelas perintahnya dan harus dijalankan dengan mekanisme yang baik dan transparan,” kata Martin melalui keterangan tertulis, Kamis, 15 Juli 2021.
Terkait jumlahnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem itu meminta 300 ribu paket obat dan vitamin gratis ditingkatkan. Pasalnya, kapasitas produksi perusahaan farmasi Indonesia sudah cukup baik
“Rata-rata obat-obatan dan vitamin diproduksi pada kisaran tujuh-sembilan juta tablet untuk tiap jenisnya,” ungkap dia.
Dia menyampaikan pembagian paket obat dan vitamin gratis itu disesuaikan dengan kebutuhan. Diprediksi, jumlahnya yang dibutuhkan berkisar empat-lima juta tablet.
“Jadi, stok masih sangat cukup,” sebut dia.
Martin mengatakan pembagian paket gratis ini membantu menurunkan harga obat dan vitamin di pasar. Hal ini mengingat harga obat-obatan dan vitamin melonjak selama peningkatan kasus covid-19 beberapa waktu belakangan.
“Harga yang melambung tinggi itu segera turun sehingga ke depannya harga obat-obatan dan vitamin akan kembali normal. Ini bentuk intervensi pasar yang harus segera dilakukan,” ujar dia.
Presiden Jokowi meluncurkan paket obat untuk pasien covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Jokowi menjelaskan pasokan obat akan disiapkan Kementerian BUMN melalui BUMN farmasi. Selanjutnya, obat bakal didistribusikan oleh TNI.
“Paket obat dan vitamin ini tidak diperjualbelikan,” ujar Jokowi di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Juli 2021.
Sumber : medcom.id Jurnalis : Anggi Tondi Martaon




